Log in

PDAM Tirta Malem Kolaps, PT AWK Siap Alirkan Air Minum 24 Jam di Karo

Instalasi Pengolahan Air PT AWK yang siap bekerja sama dengan Pemkab Karo mengelola penyediaan air minum kebutuhan masyarakat. Ist Instalasi Pengolahan Air PT AWK yang siap bekerja sama dengan Pemkab Karo mengelola penyediaan air minum kebutuhan masyarakat. Ist

Kabanjahe-andalas Pemerintah Kabupaten Karo disarankan menggandeng investor untuk kerja sama joint venture atau joint operation atau kerja sama operasional (KSO) dalam mengelola penyediaan air bersih kebutuhan masyarakat di wilayahnya.

Saran itu disampaikan Anggota DPRD Karo Firman Firdaus Sitepu, SH, Rabu (4/12) ketika dimintai tanggapannya melalui telepon selulernya terkait kondisi PDAM Tirta Malem yang saat ini kondisinya semakin terpuruk, bahkan kolaps.

Firman menyebut ada banyak pilihan skema kerja sama yang bisa dilakukan. Misalnya, business to business yang dituangkan dalam bentuk kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU).

"Artinya murni ke depannya investor lah yang menanamkan investasinya untuk jangka waktu beberapa tahun. Yang membangun nantinya semuanya pihak swasta (investor) tersebut, termasuk mulai dari tahapan melakukan studi kelayakan maupun pembangunan instalasi pengolahan air (IPA), sehingga tidak membebani APBD Karo,” beber politisi Partai Golkar itu.

PDAM Tirta Malem yang merupakan BUMD milik Pemkab Karo, sambung Firman, sudah puluhan tahun berdiri. Tapi bukannya semakin meningkat prestasinya, malah semakin bobrok. Kasihan pegawainya, hampir satu tahun tidak menerima hak-haknya.

Bahkan belakangan PLN memutus arus listrik ke PDAM Tirta Malem karena tagihan rekening sudah mencapai Rp1 miliar belum terbayar. Akibatnya PDAM Tirta Malem tidak bisa lagi optimal menyuplai air bersih kepada pelanggannya.

“Sudah satu bulan lebih air tidak jalan ke pelanggan. Sehingga wajar PDAM Tirta Malem mendapat sorotan tajam dari masyarakat,” ketusnya.

Firman mengatakan, kalau ingin PDAM Tirta Malem pulih dan sehat, sudah saatnya Pemkab Karo menggandeng swasta (investor) yang sudah teruji dan andal di bidang pengelolaan air minum.

"Undang beberapa investor, berikan kesempatan pemaparan, mana nanti yang terbaik berikan kesempatan KSO membenahi PDAM Tirta Malem yang kondisinya kian kolaps dan memprihatinkan," tegasnya.

Sebelumnya pernah diberitakan, PT Alam Wiratama Kencana (AWK) bersedia menjajaki kerja sama dengan Pemkab Karo untuk penyedian air bersih di daerah itu. Berdiri sejak tahun 1985, perusahaan yang lagi melejit di Pulau Jawa dan berpengalaman dalam bidang Water and Waste Water Treatment itu menawarkan penyediaan air bersih yang dijamin 24 jam mengalir ke rumah, bahkan bisa langsung diminum.

PT AWK merupakan Authorized Representative Office dari Ultra-Flo, USA, yang  berpengalaman lebih dari 38 tahun dalam dunia Water Treatment dan jasanya telah dipergunakan di Australia, China, Thailand, Turki, Singapura, Indonesia, dan beberapa negara lainnya.

Salah seorang Direktur PT AWK, Rusli Kaban yang juga seorang putra Karo, saat dihubungi wartawan, Rabu (4/12) melalui telepon seluler mengatakan, sejak 1990, perusahaannya telah memberikan berbagai solusi pengelolaan air untuk kalangan industri.

Diantaranya, Food and Food Processing Industries, Pharmaceutical and Chemical Industries, Textile, Electroplating, Silicon Wafer, Semi-Conductor, Elektronic Industries, Hotels, Resorts, Estates and Municipal Water, Shopping Mall, Residential and Codominium.

"Kami menggunakan sistem membran yang memiliki beberapa kunggulan seperti biaya investasi yang lebih kecil, biaya produksi yang efesien, sistem bersifat modular, meminimalisir human error, kualitas air yang stabil dan prima, membantu menciptakan greenzone, dan sistem yang mandiri,"  ucapnya.

Dengan menggunakan teknologi mutakhir dari Amerika dan Arab, PT AWK bisa mengolah dan mengola air baku, air sungai, air danau, dan air laut menjadi air minum. “Dengan mesin dan teknologi itu, Air Sungai Lau Biang di seputaran Laudah, Kabanjahe, bisa dimanfaatkan menyuplai air bersih. Bahkan dipastikan air berlimpah, selama 24 jam air datang ke rumah-rumah pelanggan,” jelas Rusli Kaban.

Pengolahan air minum yang dikelola PT AWK, diantaranya Pantai Indah Kapuk, Jakarta sejak tahun 2016; Wisma Bidakara, Jakarta sejak 2014; Galaxi Mall, Surabaya sejak tahun 2010; City of Tomorrow Mall Surabaya sejak 2010; Hotel JW Marriot, Surabaya sejak 2009; Pasar Atom Mall Surabaya sejak 2009; Jaya Paragon Hotel Surabaya sejak 2009; PDAM Tarakan, Kalimantan Timur sejak 2006; PT Multi Sari Makassar sejak tahun 2006; PDAM Buleleng, Singaraja sejak tahun 2004; dan Pemkab Pamekasan sejak tahun 2002.

Putra daerah kelahiran Desa Bintang Meriah, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo itu mengaku merasa prihatin melihat kondisi PDAM Tirta Malem, Kabanjahe. Karenanya dia merasa tertantang menghadirkan PT AWK di daerah kelahirannya untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat.

“Seandainya ada kesepahaman dengan Pemkab dan DPRD Karo, kami hanya butuh waktu lima bulan saja untuk mengerjakan pembangunan instalasi, mesin, dan peralatan pendukung. Pegawai PDAM tetap difungsikan sesuai kebutuhan, dengan catatan kami berdayakan dengan manajemen profesional. Pemkab Karo hanya menyediakan tanah seluas 1.500 meter m2 dekat Laudah,” tutup Rusli Kaban. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C