Log in

Beras Bulog Ditemukan Mulai Berbau

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi serta pejabat lainnya saat berdialog dengan pedagang beras di Pusat Pasar Kota Medan, Rabu (4/12). andalas/siong Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi serta pejabat lainnya saat berdialog dengan pedagang beras di Pusat Pasar Kota Medan, Rabu (4/12). andalas/siong

Medan-andalas Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubernur Sumut) Edy Rahmayadi serta pejabat lainnya menemukan beras impor yang berasal dari Bulog mulai berbau saat melakukan peninjauan harga di Pusat Pasar Kota Medan, Rabu (4/12).

Salah satu pedagang beras di Pusat Pasar Kota Medan bernama Acik Acuan (55) mengaku, beras Bulog itu dibelinya sepekan lalu.

"Saya belinya gak banyak, ukuran 30 kilogram ada 2 goni dan  5 kilogram ada 10 goni. Kalau bau gini saya mau tukarlah," kata pria etnis Tionghoa ini.

Menurutnya beras mulai berbau ini baru kali ini dia dapatkan. Maka itu beras ini rencananya akan dia kembalikan dalam waktu dekat.

"Untuk beras Bulog harga ecer saya jual Rp9.500 per kilogram. Sedangkan beras premium Rp10.000, di atas premium Rp12.500," ungkap Acuan kepada wartawan seraya mengaku permintaan beras oleh konsumen sampai kini masih normal.

Terkait hal ini, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta agar kasus beras Bulog bau ini jangan sampai menjadi polemik. Untuk itu pihaknya akan segera mencari jalan terbaik.

"Bulog ini milik kita. Jadi harus sama-sama kita awasi. Begitu memadai stok sudah dipikirkan oleh pemerintah dan tidak ada masalah. Nah, terkait kondisi hari ini kita jumpai maka akan kita pelajari. Sampel beras akan dibawa ke Jakarta. Jadi, kini masih dievalusi dulu bagaimana nanti dan bersama Pak Dirjen karena ini hubungan dengan pusat ini di mana kondisi kita lihat saat ini adalah riil (nyata)," jelasnya.

Sementara, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono mengatakan pihaknya akan memastikan dahulu seperti apa kondisi di lapangan terkait hasil temuan beras Bulog bau ini.

"Kita akan koordinasikan dengan Bulog pusat maupun daerah. Karena saat kita tanyakan kepada pihak Bulog, beras yang mulai berbau ini baru (berusia) setahun. Maka akan kita uji di laboratorium dulu, apakah itu bisa dikonsumsi atau bagaimana, akan kita pelajari ya," kata Veri.

Usai mengecek harga beras, rombongan juga meninjau harga kebutuhan pokok lainnya seperti harga ayam potong, telur, cabai merah, bawang putih, daging segar, dan harga sandang pangan. Setelah meninjau Pusat Pasar Kota Medna, rombongan juga bergerak ke Gudang Bulog di Jalan Mustafa, Medan. (SIONG)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px