Log in

Gantikan Rycko, Paulus Waterpaw Pimpin Polda Sumut

Irjen Pol Paulus Waterpaw Irjen Pol Paulus Waterpaw

Medan-andalas Belum genap sembilan bulan menjabat Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dimutasi menjadi Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri tertanggal 2 Juni 2017 menggantikan Irjen Pol Anas Yusuf yang dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri. Penggantinya adalah Irjen Pol Paulus Waterpauw yang sebelumnya menjabat sebagai Wakabaintelkam Mabes Polri.

Mutasi terhadap Rycko Amelza Dahniel yang mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bersamaan dengan mutasi 109 perwira menengah dan perwira tinggi Mabes Polri lainnya yang tertuang dalam Surat Telegram Rahasia Kapolri No.ST/1408/2017 tanggal 2 Juni 2017.

Rycko Amelza Dahniel mengakui pergeseran jabatan tersebut. Menurut dia, itu hal yang biasa dalam sebuah organisasi sebagai langkah penyegaran dan peningkatan kinerja.

Dia menegaskan, meski tidak lagi menjabat Kapolda Sumut, kebijakan untuk menindak tegas setiap pelaku narkoba akan terus dilanjutkan demi menyelamatkan generasi bangsa.

“Kapolda Sumut tidak pindah, hanya Rycko yang bergeser. Ke depannya, penindakan tegas (tembak, red) terhadap pelaku narkoba tetap, untuk menyelamatkan generasa bangsa,” tegasnya.

Dikutip dari Wikipedia, Paulus Waterpaw ternyata beristrikan orang Bakat bernama Roma boru Pasaribu. Paulus sudah dua kali menjabat Kapolda, yakni Kapolda Papua Barat, Desember 2014-Juli 2015, dan Kapolda Papua dari Juli 2015-April 2017. Paulus juga pernah menjadi Wakapolda Papua mulai dari Oktober 2011-Desember 2014.

Paulus Waterpauw yang lahir di Fakfak, Papua Barat, 25 Oktober 1964, adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 18 April 2017 mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri. Paulus Waterpauw berpengalaman dalam bidang intel.

Usia 10 tahun dia pindah ke Kota Surabaya. Dia menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian pada tahun 1987. Dia meniti karier dari bawah. Mulai dari Pamapta Polresta Surabaya Timur (1987), Wakasat Serse Polresta Surabaya Timur (1988), Kanit Interkrim Sat IPP Polwiltabes Surabaya (1990), Kasat Intelpam Polres Mojokerto (1992), Kasat Ops Puskodalops Polda Kalteng (1997), Paban Muda Pada Paban IV/Kam Sintel Polri (1998).

Dia juga pernah menjabat Kapolsek Metro Menteng Polres Metro Jakpus (2000), Kapuskodal Ops Polres Jakarta Pusat (2000), Wakapolres Tangerang (2001).

Setelah lulus Sespim, Paulus pindah tugas ke Papua sebagai Kapolres Mimika (2002), Kapolres Jayapura Kota (2005), dan Direskrim Polda Papua (2006). Februari 2009 dia ditarik ke Bareskrim Polri sebagai Penyidik Utama TK II Dit III/Kor dan WWC, kemudian menjadi Widyaiswara Madya Sespim Polri  (2010), dan kembali ditugaskan ke Papua sebagai Wakapolda (2011). Akhir 2014 Paulus dipercaya menjadi Kapolda Papua Barat, lalu menjadi Kapolda Papua (2015), dan menjabat Wakabaintelkam Polri sejak April 2017.

Paulus Waterpauw yang diketahui merupakan lulusan Akademi Polisi 1987 seangkatan Tito Karnavian juga telah menerima sejumlah tanda jasa, diantaranya Bintang Bhayangkara Nararya, Satya Lencana Kesetiaan 8 Tahun, Satya Lencana Kesetiaan 16 Tahun, Satya Lencana Kesetiaan 24 Tahun, Satya Lencana Jana Utama, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Dharma Nusa. (DA/DBS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 9.66 km/h

  • 16 Nov 2018 28°C 22°C
  • 17 Nov 2018 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px